Showing posts with label Windows 2012 Server. Show all posts
Showing posts with label Windows 2012 Server. Show all posts

Wednesday, 23 April 2014

Mengganti nama komputer server (domain contoller) dan memberikan alamat IP


Setelah proses instalasi selesai dilakukan maka tahap berikutnya adalah mengganti nama komputer server yang dijadikan domain controller ke penamaan standard

Nama komputer telah diberikan pertama kali sewaktu proses instalasi sistem operasi windows server dilakukan dan kita bisa mengganti nama komputer komputer tersebut sesuai dengan lingkungan jaringan yang akan kita bangun.

Langkah-langkah untuk mengganti nama komputer :
  1. Pada Server Manager, klik Local Server, 
  2. Kemudian pada Computer Name, klik nama komputer yang akan diberikan
  3. Pada tab Computer Name, pada bagian To rename this computer or change its domain or workgroup, klik tombol Change 
  4. Kemudian berikan nama yang baru misalkan DCRTC01, setelah itu klik OK       
  5. Kemudian akan ada instruksi untuk restart server. Klik OK pada kotak dialog Computer Name/ Domain Changes
  6. Klik OK, kemudian klik Close pada jendela System Properties. 
  7. Sesaat kemudian akan muncul kotak dialog dan pilih Restart Now
  8. Setelah proses restart lakukan logon kembali ke komputer
  9. Setelah logon sebagai administrator kita dapat memeriksa pada bagian Server Manager, lalu Local Manager. Nama dari komputer server yang akan dijadikan domain controller sudah berubah
Setelah proses penggantian nama komputer selesai tahap berikutnya adalah memberikan alamat IP kepada komputer server yang sudah diganti tadi namanya

Langkah-langkah untuk memberikan alamat IP pada komputer server.

Memberikan alamat IP pada komputer server bisa dilakukan dengan 2 cara 

1. Melalui Control Panel

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut: 
  1. Setelah menekan tombol Windows pada keyboard, pilih Control Panel
  2. Kemudian klik Network and Internet
  3. Kemudian pilih Network and Sharing Centre
  4. Kemudian pilih Change adapter setting
  5. Kemudian klik ganda Ethernet
  6. Klik tombol Properties
  7. Bersihkan tanda cek  pada Internet Protocol Version 6 (TCP/IPV6), kemudian klik ganda pada Internet Protocol Version 4 (TCP/IPV6)
  8. Isikan alamat IP dan juga alamat DNS-nya sebagai berikut klik OK
  9. Klik OK lagi untuk menutup kotak dialgo Ethernet Properties.
  10. Klik Close untuk menutup kotak dialog Ethernet Status.
  11. Tutup jendela Network Connection.
  12. Tutup jendela Network and Sharing Center
2. Melalui Server Manager

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Pada Server Manager, klik Local Server
  2. Kemudian pada bagian Ethernet, klik IPv4 address assigned by DHCP, IPv6 enabled.
  3. Setelah diklik akan muncul jendela Network Connection. Klik ganda pada Ethernet
  4. Klik tombol Properties
  5. Bersihkan tanda cek pada Internet Protocol Version 6 (TCP/IPv6), kemudian klik ganda pada Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4)
  6. Kemudian isikan alamat IP dan juga alamat DNSnya sebagai berikut kemudian klik OK
  7. Klik OK lagi untuk menutup kotak dialog Ethernet Properties.
  8. Klik Close untuk menutup kotak dialog Ethernet Status.

Persiapan Membangun Forest Baru dengan 1 Domain

Beberapa persiapan sebelum membangun suatu forest baru dengan 1 domain, persiapan- persiapan diantaranya :

  1. Menyediakan server yang akan dijadikan domain controller dan server DNS, bisa juga ditambahkan file server, dhcp server, print server dan lain-lainnya.
  2. Memastikan tersedianya infrastruktur jaringan
  3. Menyiapkan nama komputer/mengganti nama komputer  untuk domain controller
  4. Memberikan alamat IP pada computer
  5. Instalasi Active Directory Domain Service
Server komputer sudah ada untuk dijadikan domain controller dibuktikan dengan telahnya kita melakukan instalasi software sistem operasi Windows 2012 server, ntar lagi kita akan lakukan instalasi active directory, konfigurasi dns dan dhcp.

Setelah proses instalasi selesai dilakukan maka tahap berikutnya adalah mengganti nama komputer server yang dijadikan domain controller ke penamaan standard.







Monday, 4 November 2013

Apa itu Active Directory Service ?

Mulai dari Windows Server 2008 R2 untuk pengelolaan objek-objek directory service dengan menggunakan Active Directory Administrative Center

Versi ADAC di Windows Server 2012 memiliki sejumlah penyempurnaan, termasuk salah satunya Windows Powersheel History Viewer yang dapat digunakan untuk mempelajari cmdlet Active Directory

Yang dimaksud dengan cmdlet adalah perintah yang digunakan dalam lingkungan Windows Powershell. Windows PowerShell runtime menggunakan cmdlets ini dalam hal otomasi script yang disediakan dalam baris perintah.

Administrator jaringan dapat menggunakan Active Directory Administrative Centre untuk menjalankan beberapa tugas administrative Active Directory ?

Berbicara mengenai sistem operasi Windows Server tentu tidak bisa dilepaskan dengan Active Directory.

Nah sebelum melangkah lebih jauh di Windows Server 2012 alangkah lebih baiknya kalau kita bahas sedikit mengenai Active Directory

Apa itu Active Directory ?

Adalah layanan direktori pada sistem operasi jaringan yang mulai ada di Windows server versi 2000, 2003 dan 2008 yaitu yang berisikan basis data sumber daya yagn terdapat dalam jaringan akun user, komputer, kelompok pengguna,  dan juga layanan folder.

Active Directory merupakan implementasi dari protokol LightWeight Directory Access Protocol (LDAP)

LDAP (LeightWeight Directory Access Protocol) adalah protocol perangkat lunak yang memungkinkan semua orang mencari resource organisasi, perorangan dan lainnya.

Kita dapat menggunakan Active Directory Administrative Center untuk menjalankan berbagai tugas administatif Active Directory berikut:

1.     Membuat akun user baru atau mengelola akun user yang ada
2.     Membuat group baru atau mengelola group yang ada
3.     Membuat akun computer baru atau mengelola akun computer yang ada

4.     Membuat OU baru dan container lainnya serta mengelolanya

Daftar Pustaka/Referensi:
1. http://microsoft.com
2. Andik Susilo & Bobby I. Zulkarnain, 2012, "Panduan Praktis Microsoft Windows Server 2012", Elex Media Komputindo, Jakarta

Sunday, 3 November 2013

Pengenalan tentang Windows 2012 Server

Microsoft Windows Server 2012 adalah merupakan sistem operasi jaringan generasi terbaru dari Microsoft Corporation yang merupakan generasi penerus dari sistem operasi jaringan sebelumnya dan berisikan banyak sekali penyempurnaan fitur-fitur dari versi sebelumnya, diantaranya:

a. Server Manager
b. Task Manager
c. Active Directory Administrative Centre
d. Windows NIC Teaming
e. Integrasi Server Core dan Full Installation
f. Storage Pool dan Storage Spaces
g. Resilent File System (ReFS)
h. DHCP Failover, DHCP Policy dan DHCP Powershell

Sebagaimana kita ketahui bahwa sistem operasi jaringan Microsoft sangat memperhatikan kebutuhan hardware untuk instalasinya, menurut sumber di website Microsoft berikut ini adalah kebutuhan hardware minimal untuk Windows Server 2012

Prosesor: Minimum: 1.4 GHz 64bit processor
Memori: Minimun: 512 MB RAM
Harddisk: Minimum: 32 GB (Note: 32 GB merupakan nilai minimum absolut untuk suksesnya instalasi)
Drive: DVD-ROM drive


Daftar Pustaka/Referensi:
1. http://microsoft.com
2. Andik Susilo & Bobby I. Zulkarnain, 2012, "Panduan Praktis Microsoft Windows Server 2012", Elex Media Komputindo, Jakarta